Suatu kisah
ambil iktibar
untuk sang bertanya
ingin tahu
ingin jawapan
Tempatnya mesti bertanya
namun pertanyaan
tetap di hati
suatu terjadi
tidak diduga
Diluahkan pertama kali
jawapan diberi
panjang lebar
pertukaran ,perkongsian ilmu
dihangatkan
pertanyaan kali ke dua
muqaddimah bermula
di salah anggap
disalah erti
tinggi suara bukan kepalang
Pertanyaan terhenti
luahan tertutup
sang bertanya
menjadi kaku
keluhan hati bermula
Adakah hinanya seorang penanya?
diherdik sedemikian rupa
luarannya memang teserlah
kehebatan majlis ilmu
sebab itu penanya ingin bertanya
Tetapi lain jadinya
Apakah anggapan disalah erti?
sehingga ada disalah tafsiran
penanya terkedu
Tempatnya hanya Satu
padamu Allah dimuhasabahkan diri...
TempatMu Allah selayaknya ku merintih, mengadu
No comments:
Post a Comment